RSS

Akhir Sebuah Asa

18 Agu
Kau seolah memberi setetes asa
Ketika bunga cintaku mulai dahaga
Dalam bimbang taman kelam
Hingga warna pun semakin suram

Inginku akhiri mimpiku ini
Impian semu mengalun sunyi
Luruh dalam hatiku yang rapuh
Yang enggan lagi menjadi utuh

Perlahan ku mencoba tuk menghapus
Sebuah harapanku yang telah pupus
Hilang bersama semua khayal indahku
Juga torehan namamu di hatiku

Kini aku telah menyadari
Hidupku hanya dalam kesepian abadi
Meski hampa cinta kian menghantui
Beribu kisah masih akab ku jalani
Walau tiada hadirmu di sisi

(Bulletin Supra Jamz, Edisi Juli 2004)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 18 Agustus 2010 in About Me

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: